Tumblelog by Soup.io
Newer posts are loading.
You are at the newest post.
Click here to check if anything new just came in.
taswanita23663
tu 4 hal, kenapa menikah bisa memberikan rezeki berlimpah, tapi secara aktual ada beberapa hal yang bisa agan lakukan untuk menjadikan menikah ini sebagai modal keuangan, bukan beban, bagaimanapun tulisan ini didedikasikan untuk agan - agan di luar sana yang masih kedinginan dan sendiri di dalam kejombloan dan kemiskinan, semoga dengan cara ini kita bisa kaya bersama - sama ..hehehehe bercanda gan, tapi berhubung guah konsultant property, tentu banyak dikaitinnya dengan property
Jual Tas
pertanyaan, apakah agan termaksud orang yang ?

1. menunda menikah karena belum punya modal ?
2. beranggapan punya rumah dulu baru menikah ?

selamat, agan baru sajah menunda -nunda kesempatan untuk kaya

kenapa ?

Quote:

1. menikah itu yang penting akad, bukan resepsi. banyak orang menikah memperhitungkan gengsi, sebuah paradigma di masyarakat yang bahkan suka bergunjing jika pernikahan itu terlihat kurang modal, tp peduli amat lah kan pada akhirnya kita sendiri yang menjalankan hidup

2. KPR sebetulnya adalah kredit bantuan untuk keluarga di indonesia untuk bisa memiliki rumah, jadi dengan menikah agan bisa lebih mudah memiliki rumah. karena syarat kredit rumah adalah berumur 22 tahun minimal atau sudah menikah

3. dalam bank dikenal istilah join income, jdi kalau gaji kita cuman 3 juta kemungkinan besar, bank menolak pinjaman kita, tapi kalau kita nikah dan istri punya gaji 3 juta juga, bank akan melihat pendapatkan kita menjadi 6 juta, sehingga kita jadi bisa dpt pinjeman buat beli rumah di kisaran 200 jutaan, lumayan lah.

4. dengan menikah, bank melihat kita bisa lebih bertanggung jawab, dan orang menikah akan lebih giat cari uang daripada bujangan, makanya kredit juga lebih mudah.

5. dengan menikah, kita bisa punya 2 status. pegawai itu biasanya lebih gampang dapat kredit tapi platfondnya kecil, sedangkan pengusaha biasanya persyaratan sulit, tapi kalau cair jatuhnya lebih besar. hal ini tentu tidak bisa dilakukan sendiri

Don't be the product, buy the product!

Schweinderl